Kedokteran


Sejarah


Pendirian Fakultas Kedokteran Unismuh Makassar berawal dari kunjungan Wakil Rektor I Unismuh Makassar, Dr. Abdul Rahman Rahim, MM, pada tahun 2006, ke Departemen Pendidikan dan Kebudayaan RI, dan diterima langsung oleh Mendiknas RI, Prof. Dr. Bambang Sudibjo.


Maksud utama kunjungan tersebut sebenarnya adalah membicarakan izin pembukaan Program Magister Manajemen Unismuh Makassar. Namun, di sela pembicaraan dengan Mendiknas RI yang juga dihadiri oleh Prof. Dr. H. A. Karim Saleh (Guru Besar Fakultas Ekonomi Universitas Hasanuddin, Makassar), Andi Jam’an, SE, MSi, (Sekretaris Tim Pembukaan Program Magister Manajemen Unismuh Makassar), melebar kepada hal-hal lain.


Pembicaraaan melebar kepada tingginya kebutuhan akan keberadaan dokter di kawasan timur Indonesia, sementara penyelenggara pendidikan kedokteran (Fakultas Kedokteran) masih sangat kurang di kawasan timur Indonesia.


Setelah kembali ke Makassar, Abdul Rahman Rahim selaku Wakil Rektor I, menyampaikan hasil pertemuannya dengan Mendiknas kepada Rektor Unismuh, Dr. Irwan Akib, MPd, serta Ketua Badan Pelaksana Harian (BPH) Unismuh, KH Djamaluddin Amien, dan beberapa pimpinan.


Rahman Rahim juga mengemukakan pembicaraan tentang tingginya kebutuhan akan keberadaan dokter di kawasan timur Indonesia, serta kurangnya penyelenggara pendidikan kedokteran (Fakultas Kedokteran) di kawasan timur Indonesia.


Menyikapi pembicaraan tersebut, Rektor Unismuh, Ketua BPH Unismuh, dan para pimpinan Unismuh kemudian melakukan pertemuan dan akhirnya disepakati membuka Fakultas Kedokteran.


Pertemuan demi pertemuan pun dilakukan dan kemudian diputuskan memberi amanah kepada Rahman Rahim selaku Wakil Rektor I Unismuh untuk menjajaki rencana pembkaan Fakultas Kedokteran Unismuh Makassar.


Sebagai langkah awal, Rahman Rahim berkunjung dan menemui pimpinan Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar, kemudian melakukan hal yang sama di Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) dan di Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY).



Kunjungan ke FK Unhas

Saat berkunjung ke Fakultas Kedokteran (FK) Unhas, Rahman Rahim bertemu secara informal dengan dr. Budu, PhD, SpM, (Ketua Medical Education Unit FK Unhas). Dokter Budu kebetulan kader Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Unhas.


Banyak hal yang mereka bicarakan. Pembicaraan kemudian dilanjutkan dalam suasana santai di Masjid Bukit Baruga Antang Makassar, karena kebetulan Rahman Rahim dan Budu bertetangga di Bukit Baruga Antang dan sama-sama jamaah aktif di Masjid Bukit Baruga.


Setelah segala sesuatunya sudah dianggap cukup memadai, keduanya kemudian sepakat mempertemukan Rektor Unismuh Makassar dengan Dekan Fakultas Kedokteran Unhas, dr. Irawan Yusuf, PhD, untuk membicarakan rencana pembukaan Fakultas Kedokteran Unismuh Makassar.


Pertemuan pun akhirnya jadi dilaksanakan pada 2006, antara Rektor Unismuh Irwan Akib, dengan Dekan FK Unhas, Irawan Yusuf, yang juga dihadiri Rahman Rahim selaku WR-1 Unismuh, dan Budu selaku Ketua Medical Education Unit FK Unhas .


Hasil pertemuan tersebut, FK Unhas bersedia menjadi fakultas pembina bagi Fakultas Kedokteran Unismuh. Irawan Yusuf pun menyampaikan bahwa ada beberapa hal yang harus dipertimbangkan dan dipersiapkan secara matang oleh Unismuh Makassar sebelum mengajukan permohonan pembukaan prodi pendidikan dokter kepada Dirjen Dikti Depdiknas RI (sekarang Dirjen Dikti Kemenristek-Dikti).



Membentuk Tim

Atas saran Dekan FK Unhas, Rektor Unismuh Makassar kemudian membentuk Tim Persiapan Pendirian Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Program Studi Kedokteran sesuai dengan Surat Keputusan Rektor Unismuh, Nomor: 139, Tahun 2006, tanggal 21 Desember 2006.


Tim Persiapan Pendirian Fakultas Kedokteran Unismuh Makassar, terdiri atas Penasehat: KH Djamaluddin Amien; Pembina: Dr. Irwan Akib, MPd; Penanggungjawab: Dr. Abdul Rahman Rahim, SE, MM; Pengarah: dr. Budu, PhD, SpM; Ketua: Ir. A. Ifayani Hanurat, MM; serta Sekretaris: Asri Jaya, SE.


Tanpa membuang waktu, tim tersebut bergerak cepat dengan melakukan berbagai persiapan serta koordinasi dengan berbagai pihak, baik internal maupun eksternal.


Dalam tempo satu tahun, akhinya ditandatangani Perjanjian Kerjasama (MoU) antara Unismuh Makassar dengan FK Unhas, serta antara Unismuh Makassar dengan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syekh Yusuf, Kabupaten Gowa.


Secara internal, Unismuh Makassar menyiapkan berbagai sarana dan prasarana yang diperlukan untuk pembukaan Prodi Pendidikan Dokter dan Fakultas Kedokteran, antara lain ruang belajar dan laboratorium.



Usulan Pembukaan Prodi dan FK

Dengan berbagai persiapan yang telah dilakukan, Unsimuh Makassar kemudian mengajukan usulan proposal pembukaan Fakultas Kedokteran dan Prodi Ilmu Kesehatan kepada Dirjen Dikti, pada tahun 2007.


Usulan tersebut mendapat respons positif dari Ditjen Dikti dan Konsil Kedokteran Indonesia (KKI). Satu tahun kemudian, tepatnya pada tanggal 16-17 Mei 2008, Tim KKI melakukan visitasi ke kampus Unismuh Makassar, di Jalan Sultan Alauddin 259 Makassar. Mereka ingin melihat langsung persiapan dan kelayakan pembukaan program studi dan Fakultas Kedokteran.



Izin Operasional

Hanya dalam tempo dua bulan setelah kunjungan visitasi tersebut, Dirjen Dikti kemudian menerbitkan izin operasional Program Studi Kedokteran Unismuh Makassar, melalui Surat Keputusan (SK), Nomor: No. 2422/D/T/2008, tanggal 29 Juli 2008.


Tahun akademik 2008/2009, Fakultas Kedokteran Unismuh Makassar kemudian membuka penerimaan mahasiswa baru program studi Kedokteran, dengan kuota 50 orang.


Dekan pertama Fakultas Kedokteran Unismuh Makassar, ialah Prof. dr. Budu, PhD, SpM (K), M.Med.Ed.



Visi

Program Studi Kedokteran Unismuh Makassar menetapkan visi:

“Menjadi Program Studi Kedokteran yang terunggul dan terpercaya dengan luaran dokter yang beretika, bermoral Islami, dan bernuansa global pada tahun 2020.”



Misi

Untuk mencapai visi tersebut, maka Fakultas Kedokteran Unismuh Makasar menetapkan beberapa misi, yaitu:

1 Menggunakan sistem pembelajaran Problem Based Learning yang terintegrasi pada nilai yang Islami dalam proses belajar mengajar.
2 Menghasilkan dokter profesional dan berdaya saing mandiri, beriman, dan bertakwa, serta berwawasan global yang mampu berperan secara holistic dalam mengatasi kesehatan masyarakat.
3 Menyelenggarakan penyebaran dan penerapan Iptek kedokteran bagi kesejahteraan masyarakat dan menyelenggarakan pengabdian pada masyarakat secara Islami.
4 Menyediakan jasa konsultasi bagi amal usaha Muhammadiyah.
5 Mengembangkan suatu model pemeliharaan kesehatn individu yang berorieantasi pada pencegahan (new paradigma in health), dan mengembangkan suatu “health complex muhammadiyah” yang terpandang di Asia

Tujuan

Tujuan yang dicapai yaitu:

1 Mendidik mahasiswa secara Islami yang beretika melalui proses belajar mengajar, menyelesaikan kurikulum sehingga memiliki cukup pengetahuan, keterampilan, dan sikap untuk melakukan Profesi Kedokteran dalam suatu pelayanan kesehatan sesuai dengan kebijaksanaan Pemerintah.
2 Menghasilkan alumni yang senantiasa dapat mengembangkan diri dalam segi ilmu Kedokteran sesuai dengan bakatnya dengan berpedoman kepada pendidikan sepanjang hayat.
3 Menyiapkan generasi dokter yang Islami yang senantiasa tanggap dan menyadari keperluan untuk menambah pendidikan, memilih sumber-sumber pendidikan yang serasi, serta menilai kemajuan yang telah dicapai secara kritis.
4 Menghasilkan luaran yang dapat memelihara dan mengembangkan kepribadian, sikap dan etika yang diperlukan untuk kelangsungan profesinya, seperti integritas, rasa tanggung jawab, dapat dipercaya, serta menaruh perhatian dan penghargaan kepada sesama manusia sesuai dengan etika kedokteran.

Status Akreditasi

Sebagai program studi yang relatif masih baru, status akreditasi Prodi Kedokteran Unismuh Makassar hingga saat ini masih pada level Nilai C. Status akreditasi dengan nilai C tersebut diterbitkan oleh Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Tinggi (BAN-PT) dengan nomor: 151/SK/BAN-PT/Ak-XVI/S/VI/2013, tahun 2013.

Surat Keputusan BAN-PT untuk status akreditasi Prodi Kedokteran Unismuh Makasar tersebut berlaku sampai dengan tanggal 29 Juni 2018.



PROGRAM STUDI

No Program Studi Strata Akreditasi
01 Pendidikan Dokter S1 C
02 Profesi Dokter S1 Proses



Pimpinan dan Tenaga Pengajar

NO NAMA JABATAN
1. dr. Mahmud Ghaznawie, PhD, SpPA(K) Dekan
2. dr. Ummu Kalzum M, M.Med.Ed Wakil Dekan I
3. dr. Wiwiek Dewiyanti H, SpKK, M.Kes Wakil Dekan II
4. dr. Irwan Ashari, M.Med.Ed. Wakil Dekan III
5. dr. Dara Ugi, M.Kes Ketua Program Studi Pendidikan Dokter
6. dr. Ami Febriza, M.Kes Sekretaris Program Studi Pendidikan Dokter
7. dr. Isqandar Mas`oud, Sp.Rad Ketua Program Studi Profesi Dokter
8. dr. Andi Weri Sompa, M.Kes, Sp.S. Sekretaris Program Studi Profesi Dokter

Tenaga Pengajar

NO URAIAN
1. Guru Besar dan Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin (Fakultas Mitra)
2. Dosen Luar Biasa dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syekh Yusuf, Kabupaten Gowa, sebagai Rumah Sakit Pendidikan Utama
3. Dosen Tetap Yayasan (DTY) Program Studi Pendidikan Dokter Universitas Muhammadiyah Makassar

Tata Usaha

NO NAMA JABATAN
1. Sabri, ST Kepala Tata Usaha
2. Fauziah Alwi, A.Md. Sekretaris Pimpinan
3. A. Tenri Syahriani, SPd. Staf Keuangan
4. Eka Muftihatur Rahma, SE. Staf Keuangan
5. Hariani M, SE. Staf MEU
6. Ikha Rika, SPd. Staf CEU
7. Evi Sugiani, A.Md.Kep. Staf CSL
8. Suherman, S.Kep. Staf CSL
9. Dian Nur Indah Sari S, ST. Staf Laboratorium Terpadu
10. Faiza Zakaria Staf Laboratorium Terpadu
11. Muhammad Arief Ibrahim Staf Laboratorium Anatomi
12. Wida Astriyana, SE. Staf Akademik
13. Darmiati, S.Hum. Staf Perpustakaan
14. Muliana Yulianita S. Staf SIMAKAD
15. Iqbal Irvandy, A.Md. Perlengkapan
16. Husain Sikki Teknisi

--------------------------

Keterangan gambar:

GEDUNG Fakultas Kedokteran Unismuh Makassar berlantai empat, di Jalan Sultan Alauddin 259, Makassar. Insert: Dekan FK Unismuh, Mahmud Ghaznawie.