Dosen Pascasarjana Dominasi Penelitian Tim Pascasarjana Kemenristekdikti

Abdul Mahsyar, yang juga Ketua Program Studi Magister Administrasi Publik, mengungkapkan bahwa Berdasarkan Surat Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat Ditjen Penguatan Riset dan Pengembangan No. 0045/E3/LL/2018 Tgl 16 Januari 2018, Unismuh Makassar menempati urutan pertama terbanyak dilingkungan Kopertis IX Sulawesi yang mendapatkan hibah pendanaan penelitian untuk 86 judul proposal. Dalam hal ini, tiga Dosen Pascasarjana Administrasi Publik dan satu dosen dari Pascasarjana Bahasa dan Sastra Indonesia, berhasil meloloskan proposalnya dan berhak mendapatkan dana hibah berupa dana Penelitian Tim pascasarjana (PTP) yang dibiayai oleh Kementerian Riset dan Teknologi Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) untuk pelaksanaan tahun 2018.


Ini adalah jumlah terbanyak dilingkungan Kopertis IX. Dan, prestasi ini telah menjadi agenda rutin bagi Dosen Pascasarjana di Unismuh Makassar
sejak tahun 2012 sampai saat ini, kata Mahsyar.


Kan lucu! Kalau dosen pembimbing tesis, menguji dan mengoreksi tesis mahasiswa, sementara mereka sendiri tidak pernah meneliti
, tambah Mahsyar.


Apatahlagi, kewajiban dosen untuk meneliti ini-adalah implementasi dari arahan Rektor, Dr. H. Abd. Rahman Rahim, yang menegaskan bahwa tugas utama dosen, selain mengajar juga melakukan penelitian dan pengabdian masyarakat, serta mengamalkan dharma keempat yakni pengamalan nilai-nilai keislaman dan kemuhammadiyaan
, ungkap Mahsyar dengan tegas.


Selanjutnya, mereka (dosen pascasarjana) yang dikategorikan berhasil meloloskan proposalnya dan berhak mendapatkan dana hibah Penelitian Tim pascasarjana (PTP) yang dibiayai Kementerian Riset dan Teknologi Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) untuk pelaksanaan tahun 2018 adalah Dr Lukman Hakim, yang mengkaji tentang Pengembangan Kebijakan Lelang Jabatan Pemerintah Daerah Kota Makassar, dan Dr Abdul Mahsyar, yang mengkaji Model Jaringan Antar Organisasi dalam Koordinasi Penanggulangan Kemacetan Lalu Lintas di Kota Makassar, serta yang ke-3 adalah Dr Anwar Parawangi, yang mengkaji tentang Model Implementasi Program Pemberdayaan Masyarakat Petani Miskin di Kabupaten Bone (Arfan)