Unismuh Tawarkan Kerjasama LPCR Muhammadiyah

Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar menawarkan kerjasama kepada Lembaga Pengembangan Cabang dan Ranting (LPCR) Muhammadiyah, karena program kerja LPCR dapat disinerjikan dengan program kerja Lembaga Penelitian, Pengembangan, dan Pengabdian pada Masyarakat (LP3M) Unismuh Makassar.

Penawaran itu dikemukakan langsung Rektor Unismuh Makassar, Dr H Abdul Rahman Rahim, pada Regional Meeting LPCR Muhammadiyah se-Indonesia Timur, di Aula Fakultas Kedokteran Unismuh Makassar, Jumat-Ahad, 06-08 Oktober 2017.

Pengembangan cabang dan ranting Muhammadiyah dapat dilakukan bersama-sama dengan LP3M Unismuh, karena berkaitan dengan penelitian, serta pengabdian pada masyarakat dan itu ada dananya, sehingga LPCR juga menjadi lebih ringan dari segi biaya, ungkap Rahman Rahim.

Dia mengatakan, bukan hanya Unismuh Makassar yang bisa diajak bekerjasama, LPCR Muhammadiyah juga bisa mengajak seluruh perguruan tinggi Muhammadiyah se-Indonesia, karena setiap perguruan tinggi pasti memiliki anggaran untuk kegiatan penelitian dan pengabdian pada masyarakat.

Manfaatkanlah lembaga riset dan lembaga pengabdian pada masyarakat pada semua PTM, sehingga program pengembangan cabang dan ranting Muhammadiyah dapat berjalan dengan baik, kata Rahman Rahim.

Ada di Mancanegara
Wakil Ketua PP Muhammadiyah Dahlan Rais, pada pertemuan yang sama mengatakan, Organisasi Muhammadiyah telah memiliki cabang di berbagai pelosok Tanah Air dan juga cabang istimewa di mancanegara. Cabang Muhammadiyah yang di pelosok yaitu di Kabupaten Kepulauan Raja Ampat, Papua Barat.

Di Kepulauan Raja Ampat, malah sudah ada sekolah Muhammadiyah, padahal itu adalah kepulauan terpencil, ungkapnya.

Dia mengatakan, selain terus-menerus berupaya membuka cabang dan ranting baru, Muhammadiyah juga berupaya memperkuat cabang dan ranting yang ada dengan cara mendirikan amal usaha Muhammadiyah (AUM).

Cabang dan ranting harus membentuk amal usaha. Yang paling sederhana yaitu pengajian rutin. Selanjutnya, bisa bikin Taman Kanak-kanak, dan berbagai bentuk amal usaha lainnya. Khusus di mancanegara, Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) kita akan perkuat dengan mendirikan sekolah atau perguruan tinggi, papar Dahlan.

Pembukaan PCIM di mancanegara, lanjutnya, merupakan pengejawantahan dari program internasionalisasi Muhammadiyah. Namun demikian, adik kandung Prof Amien Rais (mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah), buru-buru mengingatkan bahwa tantangan yang dihadapi Muhammadiyah masih sangat besar.

Muhammadiyah memang sudah memiliki banyak cabang dan ranting, termasuk cabang istimewa di mancanegara, tetapi Muhammadiyah masih terlalu banyak daerah di Indonesia yang belum tersentuh oleh dakwah Muhammadiyah. Inilah tantangan kita, kata Dahlan.

Berbasis Online
Ketua LPCR PP Muhammadiyah, Dr Phil Ahmad Norma Permata MA, mengatakan, pada pertemuan regional LPCR Muhammadiyah se-Indonesia Timur di Makassar diagendakan sosialisasi prioritas program LPCR periode 2015-2020, serta workshop pembuatan peta cabang dan ranting Muhammadiyah berbasis online.

Selain itu, presentasi dan penetapan cabang dan ranting Muhammadiyah unggulan di tiap wilayah dan daerah, serta sarasehan buku strategi percepatan pengembangan cabang dan ranting Muhammadiyah di Indonesia timur.

Regional meeting LPCR ini diikuti 76 peserta yang mendaftar melalui 11 PWM (Pimpinan Wilayah Muhammadiyah) dari 13 PWM yang diundang, serta utusan PDM (Pimpinan Daerah Muhammadiyah) se-Sulsel dan enam perguruan tinggi Muhammadiyah, sebut Ahmad Norma Permata.

Pimpinan Wilayah Muhammadiyah yang diundang yaitu PWM Bali, PWM NTB, PWM NTT, PWM Maluku Utara, PWM Maluku, PWM Sulawesi Tengah, PWM Sulawesi Selatan, PWM Sulawesi Barat, PWM Sulawesi Tenggara, PWM Suluwesi Utara, PWM Gorontalo, PWM Papua Barat, dan PWM Papua. PWM Bali dan PWM Maluku tidak mengirimkan utusannya karena sedang siap-siaga.

Pembukaan Regional Meeting LPCR Muhammadiyah se-Indonesia Timur turut dihadiri Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulsel Darwis Lantik, Ketua LPCR PWM Sulsel Azis Taba, Rektor Unismuh Makassar Dr Abdul Rahman Rahim, serta Walikota Makassar yang diwakili Asisten II Ir H Kusaiyyeng. (win/nas/hh/ar)

Keterangan gambar:
KERJASAMA. Rektor Unismuh Makassar, Dr H Abdul Rahman Rahim memberikan sambutan pada Regional Meeting LPCR Muhammadiyah se-Indonesia Timur, di Aula Fakultas Kedokteran Unismuh Makassar, Jumat-Ahad, 06-08 Oktober 2017. (Foto: Nasrullah/Humas Unismuh Makassar)

Berita Populer


Guru dari Papua, Maluku, dan NTB Ikut PLPG di Unismuh
11:48 WITA, 14 November 2017
dibaca 73 kali


Orang Bugis-Makassar Punya Modal Sosial Hadapi MEA
18:38 WITA, 17 Oktober 2017
dibaca 129 kali

Prodi Bahasa Inggris Unismuh Songsong Akreditasi A
14:43 WITA, 17 Oktober 2017
dibaca 200 kali

Unismuh Tawarkan Kerjasama LPCR Muhammadiyah
16:01 WITA, 09 Oktober 2017
dibaca 130 kali




Unismuh Bangun Masjid Besar Tiga Lantai
10:48 WITA, 27 September 2017
dibaca 346 kali

Mempersiapkan Generasi Emas 2045
17:00 WITA, 25 September 2017
dibaca 229 kali