Mempersiapkan Generasi Emas 2045

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar menggelar kuliah umum untuk para mahasiswa baru tahun akademik 2017/2018, di Auditorium Al-Amien Kampus Unismuh Makassar, Senin, 25 September 2017. Kuliah umum tersebut menghadirkan Prof. Hamzah Upu, M.Ed sebagai pemateri utama dengan mengusung tema Mempersiapkan Generasi Emas 2045.

Acara kuliah umum tersebut diawali dengan pemaparan kata sambutan dari Dekan FKIP Unismuh Makassar, Erwin Akib, S.Pd., M.Pd., Ph.D., yang menyampaikan puji syukur atas kesempatan terlaksananya kuliah umum tersebut dan ucapan terima kasih kepada Prof. Hamzah Upu atas kesediaanya untuk memberikan dan berbagi ilmu-ilmu kependidikan kepada para mahasiswa baru.

Kami ingin menyampaikan sekali lagi banyak terima kasih kepada bapak Prof. Hamzah Upu atas kesediaannya untuk berbagi dan Insya Allah beliau akan banyak menyampaikan banyak hal. Saya tahu sekali beliau, beliau ini banyak menulis dan banyak menggeluti bidang pengajaran bahkan pernah menjadi seorang penguji eksternal untuk program doktor di luar Indonesia. Mudah-mudahan ini bisa menjadi masukan buat kita dan menjadi acuan untuk menuju generasi emas 2045, ungkap Erwin Akib.

Berkenan dengan tema tersebut, Prof. Hamzah Upu mengawali pemaparannya dengan penjelasan tentang Hypnoteaching untuk memberikan motivasi dan pemahaman kepada seluruh mahasiswa baru tersebut yang merupakan generasi bangsa yang harus dipersiapkan dengan baik dan kompeten.

Tidak menutup kemungkinan diantara seluruh mahasiswa ini yang bakal jadi presiden, ada diantara anda adalah calon-calon pendiri negara, oleh karena itu mari kita berdoa semoga anda menjadi lebih baik daripada kami. Inti daripada hypnoteaching/hypnolearning sesungguhnya ada dua, yang pertama motivasi. Yang kedua, sugesti positif, jelas Hamzah Upu.

Selain itu, beliau juga mengungkapkan dan memberikan contoh tentang generasi-generasi pemuda yang merupakan contoh sebuah perubahan dan perkembangan yang bisa dijadikan contoh dalam mempersiapkan menuju generasi emas tersebut. Banyak tantangan pendidikan masa depan dan arus globalisasi yang akan mempengaruhi perkembangan generasi tersebut. Masalah pendidikan di Indonesia meliputi beberapa hal yakni salah satunya adalah belum menghasilkan manusia seutuhnya dan tidak seimbang antara kognitif dan afektif.

Jadi kalian sebagai calon guru, harus pintar memanfaatkan sumber-sumber belajar yang ada di sekeliling kita. Jadi, think globally and act locally. Berpikir dunia silahkan tapi berpijak di tempat, anda tidak usah ke mana-mana, tutur Hamzah Upu.

Di akhir pemaparannya, beliau menyampaikan kepada seluruh mahasiswa untuk menjadi generasi yang lebih baik lagi daripada generasi-generasi sebelumnya dan tentunya harus meningkatkan kualitas diri yakni kemampuan dan akhlak yang baik serta menguasai karakteristik pengembangan bidang studi masing-masing. (Hamsinah)

Berita Populer


Orang Bugis-Makassar Punya Modal Sosial Hadapi MEA
18:38 WITA, 17 Oktober 2017
dibaca 55 kali

Prodi Bahasa Inggris Unismuh Songsong Akreditasi A
14:43 WITA, 17 Oktober 2017
dibaca 84 kali

Unismuh Tawarkan Kerjasama LPCR Muhammadiyah
16:01 WITA, 09 Oktober 2017
dibaca 82 kali




Unismuh Bangun Masjid Besar Tiga Lantai
10:48 WITA, 27 September 2017
dibaca 225 kali

Mempersiapkan Generasi Emas 2045
17:00 WITA, 25 September 2017
dibaca 188 kali

Pengelolaan Keuangan Negara untuk Kesejahteraan Rakyat
15:26 WITA, 18 September 2017
dibaca 224 kali

KBRI Inggris Tanggung Biaya Penelitian Dosen Unismuh
10:02 WITA, 15 September 2017
dibaca 301 kali