Rektor Resmi Kukuhkan 4.761 Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2017-2018

Rektor Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, Dr. H. Abdul Rahman Rahim, SE., MM., secara resmi mengukuhkan 4.761 mahasiswa baru (maba) tahun akademik 2017-2018 dalam Rapat Senat Terbuka Luar Biasa, di Balai Sidang Muktamar 47 Kampus Unismuh Makassar, Jum'at, 08 September 2017. Pengukuhan tersebut dilakukan dengan penyematan jas alma mater kepada ke-14 perwakilan mahasiswa dan pembacaan ikrar yang dipimpin oleh Rektor dan diikuti oleh seluruh mahasiswa.

Ke-4.761 maba ini terdiri atas jenjang pendidikan Sarjana dan Magister, yakni 1.299 mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), 1.332 mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEBIS), 647 mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisipol), 352 mahasiswa Fakultas Pertanian (Faktan), 680 mahasiswa Fakultas Teknik (FT), 266 mahasiswa Fakultas Agama Islam (FAI), 115 mahasiswa Fakultas Kedokteran (FK), dan 70 mahasiswa Pascasarjana Program Magister (S2) serta 14 mahasiswa Pascasarjana Program Doktor (S3).

Dalam sambutannya, Abdul Rahman Rahim mengungkapkan tentang pentingnya peranan mahasiswa maupun sarjana dalam rangka pengembangan sektor industri yang mencakup aspek-aspek pengembangan teknologi industri dan sumber daya manusia di era perdagangan bebas saat ini.

Oleh karena itu, salah satu tugas utama Universitas Muhammadiyah Makassar sebagai Perguruan Tinggi adalah mempersiapkan generasi unggul dalam menghadapi persaingan global dan Masyarakat Ekonomi Asean melalui peningkatan hard skill dan soft skill mahasiswa melalui penguasaan Iptek dan keterampilan serta peningkatan kualitas karakter melalui pendidikan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan, ungkap Rahman Rahim.

Selain itu, Rahman Rahim juga mengingatkan para mahasiswa tentang tiga tanggung jawab yang harus mereka pikul, yakni bertanggung jawab kepada diri sendiri, tanggung jawab kepada orang tua, dan tanggung jawab kepada masyarakat. Dengan demikian, Unismuh berupaya untuk senantiasa bersungguh-sungguh dalam mendidik mahasiswa untuk menjadikan mereka sebagai mahasiswa yang bukan hanya unggul dalam keilmuan tetapi juga dalam keislaman.

Unismuh meyakini bahwa seorang muslim harus memiliki wawasan keislaman dan keilmuan yang luas. Untuk mencapai tujuan tersebut, Unismuh Makassar terus berupaya memberikan pelayan yang terbaik kepada mahasiswa dan masyarakat melalui kepemimpinan yang didasarkan pada collective leadership dan budaya kerja integrity, professional dan entrepreneurship, ungkap Rahman Rahim menutup sambutannya.

Perubahan yang Cepat dan Semangat Generasi yang Kuat
Dalam kesempatan pengukuhan maba tersebut, Walikota Makassar, Ir. H. Mohammad Ramdhan Pomanto, menyampaikan kuliah umum (Studium General) di hadapan seluruh mahasiswa baru Unismuh Makassar. Dalam pemaparannya, Ramdhan Pomanto mengungkapkan tentang perubahan masa kini yang begitu cepat sehingga perlu adanya semangat generasi yang kuat dan cara berpikir dan cara pandang yang harus adaptif dan sesuai dengan pemikiran dalam Al-Qur'an dan Hadis.

Kalo kita ingin melihat perubah tentunya yang pertama adalah kita harus mengerti tentang perubahan itu sendiri. Apa hubungannya dengan Al-qur'an, dalam Al-qur'an kalo kita melihat tentang apa sebenarnya hidup itu, maka jelas dikatakan dalam Al-qur'an bahwa hidup itu adalah gerak. Gerak yang pertama diperintahkan adalah Iqra, membaca, papar Ramdhan Pomanto.

Dalam kesimpulan pemaparannya, Ramdhan Pomanto menyampaikan 3 poin penting kepada seluruh mahasiswa, yakni (1) Mahasiswa harus memiliki kemampuan adaptif atau kemampuan beradaptasi yang meliputi ilmu tentang sense (harus bersih hati dan pikiran), (2) harus memiliki kemampuan scanning, dan (3) harus menjadi generasi positive thinking, jangan menjadi liker pada hal-hal yang negatif dan jangan menjadi haters kepada informasi yang belum jelas.

Pada kesempatan tersebut, Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Drs. H. Marpuji Ali, M.Si., juga menyampaikan pesan dan amanah pimpinan Ketua Pusat Muhammadiyah kepada seluruh mahasiswa baru.

Kedepan pasti akan menghadapi perubahan, oleh karena itu mahasiswa Unismuh Makassar yang angkatan tahun akademik 2017-2018 ini, tidak boleh tidak harus menjadi generasi atau mahasiswa Unismuh Makassar yang bisa menangkap firman Allah di dalam surah Al-Mujadilah ayat 11. Generasi-generasi yang tidak saja cerdas sebagaimana disebut oleh Pak Walikota tadi adalah cerdas dan beriman, ungkap Marpuji.

Karena dengan generasi cerdas yang beriman ini, lanjut Marpuji, Insya Allah akan membawa dan mengangkat problematika masyarakat, problematika bangsa dan problematika dunia yang sekarang ini sedang diprihatinkan oleh banyak masyarakat dan pemikir-pemikir dunia.

Terakhir, Marpuji menyampaikan hal dan harapan Pimpinan Pusat Muhammadiyah kepada seluruh mahasiswa baru, yakni pertama, para mahasiswa Unismuh Makassar harus bisa menjadi mahasiswa yang cerdas dan beriman. Kedua, Muhammadiyah harus bisa membawa kemajuan dan dengan demikian Muhammadiyah akan bisa mengantarkan Negara Republik Indonesia menjadi Negara yang jaya, aman dan sentosa.

Acara pengukuhan mahasiswa baru tersebut turut dihadiri oleh Ketua Badan Pembina Harian (BPH) Unismuh Makassar, Dr. HM. Syaiful Saleh, para anggota senat Unismuh Makassar, Direktur AKSI, Direktur SDK, dan para dekan dan ketua jurusan dalam lingkup Unismuh Makassar, dan civitas Unismuh Makassar. (Hamsina; Foto: Andriani/Humas Unismuh Makassar)

Berita Populer


Guru dari Papua, Maluku, dan NTB Ikut PLPG di Unismuh
11:48 WITA, 14 November 2017
dibaca 73 kali


Orang Bugis-Makassar Punya Modal Sosial Hadapi MEA
18:38 WITA, 17 Oktober 2017
dibaca 129 kali

Prodi Bahasa Inggris Unismuh Songsong Akreditasi A
14:43 WITA, 17 Oktober 2017
dibaca 200 kali

Unismuh Tawarkan Kerjasama LPCR Muhammadiyah
16:01 WITA, 09 Oktober 2017
dibaca 129 kali




Unismuh Bangun Masjid Besar Tiga Lantai
10:48 WITA, 27 September 2017
dibaca 346 kali

Mempersiapkan Generasi Emas 2045
17:00 WITA, 25 September 2017
dibaca 229 kali