Wisuda 61 dan Prestasi 2016

Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar mewisuda 2.380 alumninya pada wisuda ke-61, di Balai Sidang Muktamar Kampus Unismuh, Jl Sultan Alauddin 259, Makassar, Rabu, 04 Januari 2017.

Sejumlah 2.380 orang yang diwisuda hari ini, dengan nilai rata-rata Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,53, serta lama studi rata-rata 4,2 tahun. IPK tertinggi untuk jenjang sarjana (S1) atas nama Mahyaya dari program studi S1 PGSD dengan IPK 3,99, IPK tertinggi pada jenjang magister (S2) atas nama Nasrullah dari program studi Manajemen, dengan IPK 3,92, ungkap Rektor Unismuh Makassar, dalam laporannya.

Lebih detail, Rahman Rahim memaparkan, bahwa saat ini berbagai prestasi telah diukir oleh mahasiswa Unismuh Makassar, seperti anggota LKIM Pena menjadi pemakalah pada International Conference Art, Education and Science (ICAES) di Bangkok, Thailand, menjadi delegasi Think ASEAN program lima negara (Singapura, Malaysia, Thailand, kamboja, dan Vietnam), serta meloloskan dua orang delegasi peserta pada ajang Student Interfaith Peace Camp 2016 East Java, di Malang.

Dalam bidang kerjasama, bahwa Unismuh juga telah menjalin kerjasama dengan berbagai pihak, antara lain dengan Kementerian Pertanian untuk program budi daya jagung dan bawang merah, serta dengan PT Telkom Indonesia dalam penyediaan layanan telekomunikasi di kampus guna menunjang Sistem Informasi Akademik (SIMAK). Selain itu, Unismuh Makassar juga secara berkala mengadakan kuliah tamu dengan mengundang sejumlah pakar dan praktisi, seperti Mendikbud Prof Muhadjir Effendy, Menteri Pertanian Amran Sulaeman, Direktur Ketenagaan Dikti Prof Ali Gufron, serta mantan Ketua Mahkamah Agung RI Prof Jimly Asshidiqie.Dalam kegiatan lainnya, Unismuh Makassar juga banyak mengadakan kegiatan seminar nasional maupun seminar internasional, serta dosen-dosen Unismuh diundang sebagai pembicara atau pemakalah pada berbagai kegiatan seminar nasional maupun seminar internasional, ungkap Rahman Rahim.

Prestasi Unismuh Makassar
Koordinator Kopertis Wilayah IX Sulawesi Prof Andi Niartiningsih pada kesempatan tersebut menyampaikan pujian atas Prestasi yang dicapai Unismuh Makassar antara lain menempati peringkat ke-51 dan satu-satunya perguruan tinggi dalam lingkup Kopertis Wilayah IX Sulawesi dalam pemeringkatan perguruan tinggi tahun 2016, serta salah satu dari lima perguruan tinggi dalam lingkup Kopertis Wilayah IX Sulawesi yang sudah masuk klaster madya dalam bidang penelitian.

Catatan menarik buat Majelis Dikti-Litbang PP Muhammadiyah, bahwa tiga dari lima perguruan tinggi dalam lingkup Kopertis Wilayah IX Sulawesi yang masuk klaster madya bidang penelitian, adalah perguruan tinggi Muhammadiyah, yaitu Universitas Muhammadiyah Makassar, Universitas Muhammadiyah Parepare, dan Universitas Muhammadiyah Buton, ungkap Andi Niartiningsih.

Selain itu, lanjut orang nomor satu Kopertis IX Sulawesi ini, menyebutkan bahwa Unismuh Makassar juga tercatat sebagai perguruan tinggi paling banyak mendapat izin membuka program studi baru pada 2016, yakni lima program studi, terdiri atas tiga program magister (S2) dan dua program sarjana (S1).

Kemenristek-Dikti Terapkan Penomoran Ijazah Nasional
Dalam kesempatan yang sama, Prof Andi Niartiningsih mengungkapkan bahwa Kemenristek-Dikti akan menerapkan program Penomoran Ijazah Nasional (PIN) untuk lulusan perguruan tinggi.

Format penomoran yang seragam tersebut, katanya, akan memudahkan pendeteksian ijazah yang dikeluarkan oleh semua perguruan tinggi di Indonesia.

Peluncuran Penomoran Ijazah Nasional (PIN) akan didukung dengan Sistem Verifikasi Ijazah secara Daring (Sivil).

Dengan adanya program Penomoran Ijazah Nasional tersebut, katanya, maka perguruan tinggi tidak lagi bebas menerbitkan ijazah, karena harus terlebih dahulu mendapatkan hasil verifikasi ikhwal calon alumninya.

Banyak ijazah yang diterbitkan oleh perguruan tinggi, tetapi ke depan, penerbitan ijazah itu harus terlebih dahulu mendapatkan penomoran secara nasional, sehingga ijazahnya terdaftar di Kemenristek-Dikti, kata Andi Niar, sapaan akrab Prof Andi Niartiningsih.

Acara wisuda turut dihadiri Koordinator Kopertis Wilayah IX Sulawesi Prof Andi Niartiningsih, Ketua Majelis Dikti-Litbang PP Muhammadiyah Prof Lincolin Arsyad, Ketua BPH Unismuh Dr HM Syaiful Saleh, serta sejumlah undangan lainnya. (win/hh/ar)

Berita Populer


Guru dari Papua, Maluku, dan NTB Ikut PLPG di Unismuh
11:48 WITA, 14 November 2017
dibaca 73 kali


Orang Bugis-Makassar Punya Modal Sosial Hadapi MEA
18:38 WITA, 17 Oktober 2017
dibaca 129 kali

Prodi Bahasa Inggris Unismuh Songsong Akreditasi A
14:43 WITA, 17 Oktober 2017
dibaca 200 kali

Unismuh Tawarkan Kerjasama LPCR Muhammadiyah
16:01 WITA, 09 Oktober 2017
dibaca 130 kali




Unismuh Bangun Masjid Besar Tiga Lantai
10:48 WITA, 27 September 2017
dibaca 346 kali

Mempersiapkan Generasi Emas 2045
17:00 WITA, 25 September 2017
dibaca 229 kali